Bilingual 

KUNCI SUKSES BISNIS FRANCHISE USAHA RESTORAN

kunci sukses

Data perkembangan Industri waralaba di Indonesia menurut Kementerian Perdagangan  RI dan Asosiasi ada  lebih dari 23.000 gerai waralaba dan 12.000 pelaku usaha waralaba di Indonesia dengan nilai omzetnya sudah menembus lebih dari Rp 120 triliun.Sementara itu lini industri F & B masih menjadi pilihan favorit bagi investor mulai dari hidangan fried chicken hingga peluang usaha restoran.
Hal inilah yang mendorong semakin banyak pihak yang mau terjun untuk menekuni bisnis franchise baik itu pihak yang sudah mempunyai merek yang sudah establish maupun pemilik bisnis yang baru memulai usahanya. Belakangan banyak pengusaha karbitan yang berlomba-lomba menfranchisekan usahanya. Namun yang sangat memprihatikan, para pengusaha baru ini sudah percaya diri menjual konsep bisnisnya dengan memakai label franchise.

Sebagai seorang pengusaha yang sudah berkecimpung di bisnis kemitraan dari tahun 2003, Yanti Isa sebagai founder MagFood Amazy turut prihatin sekaligus merasa tertantang untuk membuktikan bahwa jaringan usaha yang dirintisnya tidak hanya seumur jagung dan hanya mengeruk keutungan sesaat dari para mitra usahanya. Sejak memulai usaha kemitraan, sudah banyak hambatan dan kendala yang terjadi dan mampu dilewati, bahkan sempat mengalamai masalah yang sangat besar yaitu pecah kongsi dengan partner usaha pada tahun 2007 lalu sehingga harus mulai dari nol karena harus melaunching merek baru. Tapi dengan komitmen tinggi terhadap para mitra usahanya serta kepercayaan dari para mitra usaha, merek Magfood Amazy dapat berkembang pesat seperti saat ini dan menjadi sebuah waralaba restoran

Dalam menjalankan bisnis franchise ini, ada beberapa kunci sukses yang bisa dibagi untuk para pemain franchise maupun para franchisee.

  1. Yang pertama tentu saja dari sisi pemilik merek atau franchisor. Merek yang diwaralabakan haruslah yang mempunyai produk yang unik dan tidak gampang ditiru. Dengan produk unik dan tidak gampang ditiru maka persaingan tidak terlalu tinggi. Dalam hal ini Amazy mempunyai produk yang unik yaitu fried chicken yang kerenyahannya tiada dua, selain itu juga daging ayamnya putih bersih minim lemak karena melalui proses pembersihan lemak dan lendir yang menempel pada daging ayam, sehingga dapat dihasilkan produk ayam dengan kualitas terbaik. Hal ini dapat dilihat di Ditambah 20 jenis bumbu rempah alami berkualitas hasil racikan dari MagFood, sebuah perusahaan yang menghasilkan bumbu dengan kualitas tinggi.  
  2. Yang kedua adalah bergantung kepada sistem, bukan pada ketrampilan individu. Pada saat training dan outlet sudah beroperasi, Amazy menerapkan sistem rolling pekerjaan kepada masing-masing crew di outlet, sehingga dapat saling mengisi.
  3. Yang ketiga adalah terbukti memberikan keuntungan. Memang tidak seluruh mitra usaha Amazy dapat sukses, tapi tingkat kegagalannya hanya 10% dari total outlet. Kegagalan dari para franchisee kebanyakan karena kurangnya keterlibatan secara langsung, selain itu juga salah dalam memilih partner usaha.
  4. Faktor lain adalah konsistensi. Dalam pengembangan produk, Amazy tetap konsisten dengan konsep makanan cepat saji, tidak asal mendevelop suatu produk. Hal ini bertujuan agar tetap focus dan tercapai efisiensi dalam kebutuhan bahan baku. Dengan tetap focus pada satu bidang akan mempercepat penetrasi pasar.
  5. Yang tidak kalah penting adalah membangun brand. Dengan tagline atau slogan the most wanted crispy menjadikan merek Amazy mudah masuk ke benak konsumen, apalagi didukung dari ikon berupa bentuk ayam yang funky. Selain itu juga merek Amazy terus dikomunikasikan secara komprehenship dan terintegrasi dengan mengisi semua aspek, mulai dari packaging, kegiatan above the line dan below the line.


Kesuksesan bisnis franchise juga tidak bisa luput dari peran para franchisee. Bisnis franchise dikatakan berhasil kalau pemilik merek bisa mensukseskan para mitra usahanya, bukan semata menguntungkan franchisor. Agar dapat sukses menjadi franchisee diperlukan sikap yang positif dengan menepis mitos bahwa franchise adalah jaminan kesuksesan tanpa perlu repot. Bisnis franchise sama dengan bisnis yang lain yang punya resiko gagal. Yang kedua adalah kejujuran dalam bekerjsama dengan pemilik merek. Tanpa didasari oleh kejujuran, kerjasama antara franchisor dan franchisee tidak akan langgeng. Selain itu franchisee harus kompeten dalam mengelola usaha dan mempunyai passion, karena business owner merupakan ruh dari suatu usaha. Tanpa itu tingkat keberhasilannya tidak akan besar. Sebagai franchisee juga dituntut untuk kreatif melakukan promosi di daerah pemasarannya untuk memperluas jangkauan pemasaran produknya. Promosi mutlak dilakukan agar penjualan tetap growth. Franchisee diharuskan mengalokasikan prosentase penjualan untuk biaya promosi, misalnya 5% dari omzet per bulan. Dalam menjalankan usaha franchise tentu tidak bisa dihindarkan munculnya masalah-masalah operasional baik itu masalah teknis maupun non teknis. Sebagai franchisee harus siap menghadapi masalah dan fokus pada pemecahan masalah, tidak boleh cepat menyerah. Karena setiap masalah yang muncul akan membuat mental entrepreneurship semakin kuat.

Tertarik menjadi mitra usaha Amazy dan menjadi jaringan wirausaha mandiri berprestasi? Segera hubungi kami !!!  atau klik www.magfood-amazy.com

KOMENTAR